26 Juli 2013

PENGERTIAN KURIKULUM MENURUT PARA AHLI


Pengertian Kurikulum

Secara etimologis, kurikulum berasal dari kata dalam Bahasa Latin curir yaitu pelari, dan curere yang artinya tempat berlari. Pada awalnya kurikulum adalah suatu jarak yang harus ditempuh oleh pelari mulai dari garis start sampai dengan finish. Kemudian pengertian kurikulum tersebut digunakan dalam dunia pendidikan, dengan pengertian sebagai rencana dan pengaturan tentang sejumlah mata pelajaran yang harus dipelajari peserta didik dalam menempuh pendidikan di lembaga pendidikan.

Dalam Dictionary of Education dikatakan bahwa curriculum is a general overall plan of the content or specific studies of that the school should offer the student by way qualifying him for graduation or certification or for entrance into a professional or a vocational field.

Pengertian kurikulum dalam Pasal 1 butir 19 UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yaitu kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

Dalam buku teks pertama In The Curriculum, John Franklin Bobbitt (1918) menyatakan bahwa, “Curriculum as an idea, has its roots in the Latin word for race-course, explaining the curriculum as the course of deeds and experiences through which children become the adults they should be, for success in adult society” (kurikulum, sebagai suatu gagasan, telah memiliki akar kata Bahasa Latin Race-Source, menjelaskan kurikulum sebagai “mata pelajaran perbuatan” dan pengalaman yang dialami anak-anak sampai menjadi dewasa, agar kelak sukses dalam masyarakat orang dewasa).

Pengertian Kurikulum Menurut Para Ahli

berikut beberapa pengertian kurikulum menurut pada ahli:
  1. John Franklin Bobbit (1918): Curriculum as an idea, has its roots in the Latin word for race-course, explaining the curriculum as the course of deeds and experiences through which children become the adults they should be, for success in adult society.
  2. Hilda Taba (1962): Curriculum is a plan for learning.
  3. Caswell and Campbell (1935): Curriculum is all of the experiences children have under the guidance of teachers.
  4. Edward A. Krug (1957): A curriculum consists of the means used to achieve or carry out given purposes of schooling.
  5. Beauchamp (1972):  A curriculum is a written document which may contain many ingredients, but basically it a plan for education of pupil during their enrollment in given school.
  6. Saylor and Alexander: The total effort of school to going desired outcomes in school and out school situations.
  7. Johnson: A structural series of intended learning out-comes.
  8. J. F. Kerr (1972): All the learning which is planned or guided by school, whether it is carried on in groups or individually, inside of or outside the school.
  9. Ronald C. Doll (1974): The curriculum has changed from content of courses study and list of subject and courses to all experiences whish are offered to learners under the auspices or direction school.
  10. Olivia (2004): Curriculum is a plan or program for all experiences when the learner encounters under the direction of the school.
Dari berbagai definisi kurikulum yang telah diuraikan di atas, maka dapat kita simpulkan bahwa definisi kurikulum itu adalah suatu perangkat yang dijadikan acuan dalam mengembangkan suatu proses pembelajaran yang berisi kegiatan-kegiatan siswa yang akan dapat diusahakan untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran khususnya dan tujuan pendidikan secara umum.

*TulisanPendidikan

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...